![]() |
| "Sudahkah kita mentaarufi kehidupan ini dan mencoba mengkhitbah setiap peristiwa dengan aneka hikmah yang tersembunyi? Jikalau belum, barangkali ada yang perlu dibenahi?Manajemen diri bisa jadi!" |
Manajemen Diri & Waktu
Part 1: Manajemen Diri
“Mbak,
aku kok akhir-akhir ini males ya mbak. Mager parah, bener-bener parah mbak.
Habis selesai kuliah langsung tiduran main hp, kalau gak makan, shollat males,
belajar juga ala kadarnya dan males ngerjain apa-apa, padahal ada tugas yang
harus dikumpul segera. Bener-bener kayaknya jadwal harianku berantakan mbak,
berantakan banget. Jujur, aku benci kalau udah kayak gini, mau ngelawan tapi
gak ada tenaga. Males soalnyaaa, hemmm. Mbakkkk, bingungg harus gmanaaa…….Help
me pleaseee.”
Ada yang pernah ngalamin?
Terus,
apa yang bakal kalian lakuin untuk keluar dari zona kemalasan dan kemageran
itu?
Udah
tahu kalau itu salah, terus masih memilih gitu ajaa? Gak mau bangkit buat
ngelawan? Dalih karena gak punya tenaga buat ngelawan. Gitu??
Teman,
Bukankah kesehatan itu berdurasi dan kematian itu pasti? Dan sudah berapa
banyak karya yang tercipta hingga kita punya waktu buat males malesan, pun
mager mageran. Karya apa yang udah tercipta? Meskipun kita udah punya banyak karya sekalipun, juga gak ada alasan buat males, mager, dan apapun itu penyebutannya!
Rasulullah
saja yang sudah dijamin Syurga sama Allaah, gak lantas menjadikan beliau males
dan mager dalam beribadah! Sedangkan kitaa?? Masa iyaaa kita berani-beraninya
males, sedangkan gak ada jaminan akan kemana kita setelah tenggang waktu di
dunia ini usai. Mari kita renungkan bersamaJ
Teman,
yang aku tahu waktu kita tidak banyak dibandingkan seabrek aktivitas kita.
Bukankah demikian? Nah, jika masih banyak waktu yang kita dedikasikan terhadap
hal yang gak bermanfaat, seperti main hp, stalking gak jelas, males-malesan,
mager mageran, tidur seharian, nonton film drakor berjam jam, ghibah dan
gosipin teman sendiri, shopping gak berfaedah, nonton fim di bioskop, nongkrong
gak jelas dan aneka kegiatan tidak berfaedah lainnya masih saja sering kita
jalankan bahkan menjadi prioritas utama, barangkali ada yang perlu dibenahi
dalam diri kita. Begitukah?
“Aku tahu kok kalau aku salah, tapi
aku bingung harus mulai dari mana. Berat banget buat bangkit dan mulai
melangkah dari awal!”
Sebenarnya,
berdasarkan pengalaman pribadi. Ada dua hal yang bisa kita benahi. Pertama,
secara Spiritual/batin kita dan Kedua secara Lahiriah kita.
Kita
akan bahas poin kedua terlebih dahulu. Yang dimaksud Lahiriah itu gmana yaa?
Emm,
kalau aku pribadi lahiriah itu sesuatu hal yang tampak. Jadi, kita bisa memulai
membenahi diri kita dari hal-hal yang tampak. Contohnya:
1. Memulai
memuliskan planning hidup, visi dan misi, agenda harian dari yang prioritas,
penting, mendesak dan tidak penting. Teman-teman bisa menuliskannya di buku
khusus untuk planning hidup, agenda rutin dsb. Bukunya terserah teman-teman,
kalau bisa yang menarik. Kalau aku pribadi sukanya yang menarik dan unik gitu.
Karena aku termasuk tipekal visual, jadi wujud benda itu penting dan sangat
mempengaruhi motivasi aku.
2. - Setelah
teman-teman menuliskan secara detail dan spesifik terkait planning hidup,
agenda harian, dsb. Teman-teman bisa melakukan punishment dan reward kepada
diri teman-teman. Kalau berhasil dalam melakukan aktivitas dalam satuu hari, teman-teman
bisa kasih reward kepada diri temen-temen sendiri dengan makan ice cream, makan
coklat, yaa sebagai apresiasi terhadap diri kita. Dan, kalau gagal melaksanakan
aktivitas, atau gak komitmen sama aktivitas yang temen buat.
Temen-temen bisa
melakukan punishment yang mendidik, seperti sedekah 20.000 saat temen-temen gak
menjalankan agenda yang temen-temen tuliskan, atau dzikir 100 kali dan bentuk
punishment lainnya.
3. Punya
prinsip hidup! Prinsip itu penting sebagai bentuk benteng diri kita dari hal-hal
yang gak bersesuaian dengan hal yang kita yakini dan percayai. Kalau kita punya
prinsip, maka kita bakal tahu kapan kita mengatakan “TIDAK” dan kapan juga kita
mengatakan “ IYA”
4. Komitmen!
Sebaik apapun kita dalam menuliskan planning hidup, agenda harian, bulanan, dan
bahkan tahunan, serta aneka target lainnya. Tapi, kalau kita gak punya komitmen
buat menjalankannya dengan istiqomah. Maka, semuanya omong kosong!
So,
keputusan terbaik setelah menuliskan adalah ACTION dan KOMITMEN untuk
ISTIQOMAH!
Teorinya
lebih kurang kayak gitu. Tapi lagi lagi,
teori hanya bakal jadi teori kalau gak di praktikkan. So, DO IT! NOW!
Then….
Secara
batin/Spiritual maksudnya gmana?
Shollat!
Believe
or not, nyatanya shollat mempunyai pengaruhh besar dalam kehidupan kita! Dan
ini berkaitan dengan interaksi antara Pencipta dan yang diciptakan.
So, jikalau ada yang merasa capek, males, mager, bawaannya pingin tidur terus. Coba deh diperbaiki shollatnya, shollat wajibnya dan kalau bisa ditambah dengan shollat sunnahnya, dan mohon pertolongan sama Allaah serta intensitas kedekatan sama Allaah semakin sering. Hayuk dicobaa yaaa:)
_______________________________________________________________________
Part 2: Manajemen Waktu & Aktivitas
"Gmana yaa biar bisa jadi orang keren di semua hal, baik di organisasi, prestasi, akademik, dan semua bidang kehidupan tanpa harus mengorbankan salah satu diantaranya. Bisa gak yaa."
Ya, begitulah adanya! Banyak yang beranggapan bahwa: "Kalau ingin jadi aktivis maka harus mengorbankan akademiknya, begitupun sebaliknya."
Dan, paradigma di atas adalah salah besar! Menurut aku setiap kita bisa menjadi sosok luar biasa! Semua tergantung kepada kualitas kita dalam memanajemen diri dalam memanfaatkan waktu yang telah Allaah beri. Bukankah kita sama-sama dikasih durasi waktu yang sama? Dikasih sama Allaah 24 jam dan harusnya kita bisa adil dalam memanfaatkannya, kapan waktu untuk diri kita sendiri, organisasi, akademik, keluarga dan yang terpenting waktu untuk Allaah!
Caranya gmana? Kayaknya gak mungkin bisa deh! Impossible!
Adalah aku yang sedang berusaha istiqomah untuk menjadi mahasiswa seutuhnya ketika berada di dalam kelas, mencoba fokus ketika dosen mengajar. Dan juga, berusaha optimal ketika sedang berorganisasi tanpa mencampur adukkan urusan akademik kedalam organisasi. Begitupun ketika bersamaa keluarga, berusaha memfokuskan hati dan pikiran untuk keluarga, tidak bermain hp atau bahkan malah sibuk sendiri ketika bersama keluarga. Dan yang terpenting, berusaha menjadi hamba yang utuh ketika sedang beribadah kepadaNya, tanpa memikirkan urusan dunia ketika sedang berinteraksi kepadaNya.
Ya, semua tentang FOKUS, teman! FOKUS dalam mengerjakan sesuatu! Dan juga, hal terpenting yang harus kita lakukan adalah bagaimana kita bisa menentukan PRIORITAS. Maka, kita harus pandai-pandai dalam menentukan skala prioritas, apapun aktivitas itu. Mana yang harus didahulukan, dan mana yang harus dikesampingkan. Dan semua itu yang tahu adalah kita. So, pintar-pintarlah dalam menentukan skala PRIORITAS tersebut!
Nah, setelah kita sudah berhasil dalam membenahi kualitas manajemen diri, waktu dan aktivitas kita! Maka, langkah selanjutnya adalah:
Terus Belajar!
Segera Berkarya!
Jadilah Bermanfaat!
At last but not least, Tidak ada yang bisa mengahalangi kamu untuk menjadi LUAR BIASA! Maka, mari kita mulai mentaarufi kehidupan kita dan mencoba mengkhitbah setiap persitiwa untuk memaknai segala hikmah yang tersembunyi!
Selamat Menjadi LUAR BIASA!
Jangan kayak aku yang biasanya di luar wkwkkw
#Manajemen Diri
#MudaMengangkasa
#MuslimahMendunia
#MaasyaaAllaah
#TabarakAllaah
IG:nilamengangkasa_
Silahkan meninggalkan jejak di kolom komentar jikalau ingin berdiskusi bersama:)
Atau, juga boleh jika ingin merequest tulisan:)
Haturnuhun sudah membaca^^

Comments
Post a Comment